SEBAIK-BAIK MANUSIA

Jurnal Hijrah | Kumpulan Artikel Islami

Dia adalah orang yang senang curhat kepada Rabb-nya di sepertiga malam terakhir, 
dia bermunajat, mengadu dan merendahkan diri di hadapan Rabb-nya...
.
Dia menangis, mencurahkan air matanya lantaran cinta dan takut kepada-Nya...
Karena dia tahu hanya Rabb-nya semata yang paling memahami dirinya dan mengetahui apa yang terbaik untuknya.
.
Dia yakin bahwa Rabb-nya semata yang bisa menolong dirinya dari segala sesuatu.
Akhirnya,
Allah karuniakan kepadanya KETENANGAN, KEDAMAIAN dan KETENTRAMAN di dalam hatinya.
.
Di pagi harinya..
Dia orang yang murah senyum kepada saudaranya, berwajah ceria dan penuh bahagia...
.
Dia ingin mengikuti karakter Nabî sebagaimana diceritakan Jarir :
.
ما رآني رسول الله -صلى الله عليه وسلم- إلا تبسم
.
"Saya tidak pernah melihat Rasulullah melainkan beliau selalu TERSENYUM" .
.
Dia ingin mengikuti sabda Nabi :
.
تبسمك في وجه أخيك صدقة
.
"Senyummu di hadapan saudaramu itu #SEDEKAH"
.
Dia tahu bahwa senyum itu termasuk perbuatan ma'ruf
.
إن من المعروف أن تلقى أخاك بوجه طلق
.
"Sesungguhnya termasuk perbuatan ma'ruf ketika kau berjumpa saudaramu dengan wajah ceria"
.
Murah senyum itu tanda kemuliaan, ciri ketawadhuan, alamat kebaikan, pembangkit rasa cinta dan persaudaraan...
.
Senyum dapat melapangkan dada, meluaskan hati, meluberkan hasad, dengki, sombong, menghilangkan prasangka buruk, pertikaian dan percekcokan...
.
Betapa senyuman bisa membuka pintu kebaikan, terketuknya hati, diterimanya dakwah, tercerabutnya angkara murka, dan memasukkan kebahagiaan kepada orang lain...
.
Senyum adalah ibadah yang mudah,
tak perlu usaha dan harta,
cukup bermodal qolbu yang bersih,
maka kau pun kan mendulang pahala sedekah... yang begitu berlimpah...
.
MENANGISLAH DI HADAPAN RABB-MU.
TERSENYUMLAH DI HADAPAN MANUSIA.
.

SAYANG AYAH? TUTUPLAH AURATMU UKHTI

Jurnal Hijrah | Kumpulan Artikel Islami

Sebagai anak yang sayang pada ayahnya, tentu mereka tidak akan mau menjadikan ayahnya sebagai jaminan didalam neraka karena ulah anak yang tidak mau berhijab.
.
Ada pula yang berkata “Aku akan berhijab nanti setelah menikah, karena aku tidak ingin Suamiku menanggung dosaku karena tidak menutup aurat“. Allahu akbar, bagaimana dengan ayahmu selama ini??? dosa-dosamu sebelum kamu menikah, ayah yang menanggung. Tak sepantasnya memang, seorang anak tidak menyadari begitu banyak dosa-dosanya yang ayahnya ikut. menanggungnya.
.
Renungkanlah!!!
Wahai anak perempuan,
Tidakkah kau mengasihi ayahmu. Dia bekerja keras untuk memberi nafkah. Dia besarkan kau dengan sebaiknya. Dia korbankan lelahnya untuk besarkan kau. Mungkin juga ayah tidak menekankan kau dengan ajaran agama tetapi tidak maukah kau berubah untuk selamatkan ayahmu di Neraka. Dia juga bukan ahli maksum tanpa dosa tetapi dia juga melakukan dosa. Malahan dia tidak sendiri tidak dapat menampung dosanya yang ada.
.
Haruskah kau menyalahkan ayahmu semata-mata karena dia tidak memberi penekanan yang tegas kepadamu sebagai seorang perempuan? Apakah kau tidak menyayangi ayahmu? Sanggupkah kau biarkan ayahmu masuk Neraka HANYA KARENAMU? Mengapa tidak mau kau sendiri yang berubah karena kau ingin menjauhkan ayah dari Neraka?
.
Bila kau tak pedulikan itu, sungguh kau SANGAT KEJAM jika kau sengaja biarkan ayahmu ditarik ke dalam Neraka. Dia ayahmu, dia ayahmu, dia ayahmu. Selangkah ayahmu ingin masuk ke Syurga kau tarik dia ke Neraka. Selangkah lagi ayah menuju ke Syurga kau tarik dia ke Neraka. Kasihanilah ayahmu.
.
Tidakkah kau sayang dan kasihkan ayahmu??
Sanggupkah kau biarkan ayah di Neraka sendirian HANYA KARENAMU??
.
Dia sudah membesarkanku, mencari nafkah dari pagi sampai malam, banting tulang demi sesuap nasi.
Aku tak ingin bila aku menjadi penyebab ayahku masuk ke neraka. 
Apakah kalian Sayang sama ayah kalian? Sayangkan?
Maka dari itu, wahai sahabatku.. 
Bila kalian benar-benar menyayangi ayah kalian, tutuplah aurat.
Jangan sampai karena kita enggan menutup aurat, ayah kita menjadi jaminan di neraka nanti. Astaghfirullahhal'adzim 
.
Jangan sampai karna kita enggan untuk menutup aurat, mereka harus masuk neraka HANYA KARENA DOSA KITA, anak perempuannya, muslimah, yg tidak mau berhijab! Itukah balasan kita pada orang tua? Merekalah yg merawat dan menyayangi kita sepenuh jiwa. 
.
Akankah kita membalas kebaikan luar biasa orang tua kita dengan membebani akhir hayat kekalnya untuk menanggung akibat dari dosa2 yg kita perbuat?
Padahal hanya sederhana, BERHIJAB.
Semoga allah masih memberi waktu pada kita. 
.
Berhijablah ukhti....
.
Rasulullah ﷺ bersabda: “Wahai putriku Fatimah! Adapun perempuan-perempuan yang akan digantung rambutnya hingga mendidih otaknya dalam neraka adalah mereka yang di dunia nya tidak mau menutup rambutnya dari pandangan laki-laki yang bukan mahramnya“. (HR. Bukhari & Muslim)
.
Siapa yang bisa jamin kalau besok kamu masih hidup???, bagaimana dengan mereka yang takut dengan kegerahan dan rasa panas karena memakai hijab? bukankan neraka itu lebih panas dari pada api-api yang ada di dunia?. Masalah akhlak? perlahan-lahan jika niat berhijab sudah benar, akhlak mulia akan mengikuti.. 
.
Semoga Bermanfaat.. 
.

SUDAH NGAJI TAPI LISAN MASIH PEDES?

Jurnal Hijrah | Kumpulan Artikel Islami

Jika setelah belajar agama ternyata lisan semakin pedas dengan celaan dan sindiran, lebih banyak membahas fitnah dan bantahan daripada ilmu, semakin sombong serta merendahkan manusia, maka itu pertanda bahwa ilmu yang diperoleh “Tidak Berkah”.
.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
.
أَكْثَرُ خَطَايَا ابْنِ آدَمَ فىِ لِسَانِهِ
.
Kebanyakan dosa anak adam itu ada pada lisannya” (HR. Ath-Thabrani dalam al-Kabiir X/243 dan al-Baihaqi dalam asy-Syu’ab IV/240, hadits dari Abdullah bin Mas’ud, lihat Shahiihul Jaami’ ash-Shaghiir no. 1201)
.
Dengan lisan itu mereka berdusta, bersaksi, bersumpah palsu, mencaci maki, mencela, mengutuk, berkata keji, mengejek, berfatwa tanpa ilmu, namimah, berdakwah kepada kesesatan, melakukan fitnah, ghibah dll.
.
Namun di masa sekarang ini dosa lisan banyak juga yang dituangkan dalam bentuk tulisan di buku-buku, majalah-majalah, tabloid-tabloid, surat-surat kabar, tulisan di internet melalui facebook, twitter, wa dll.
.
Bahkan terkadang dijumpai bahasa tulisan lebih tajam dan lebih berbahaya dari pada bahasa lisan, karena berdampak sangat buruk bagi seseorang, suatu komunitas ataupun masyarakat.
.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
.
يَا مَعْشَرَ مَنْ آمَنَ بِلِسَانِهِ وَلم يَدْخُل الإيمَانُ قَلْبَهُ ! لاَ تَغْتَابُوا الْمُسْلِمِيْنَ وَلاَ تَتَّبِعُوا عَوْرَاتِهِمْ فَإِنَّهُ مَنْ اتبع عَوْرَاتهم تَتَبَّعَ اللهُ عَوْرَتَهُ وَمَنْ تَتَبَّعَ اللهُ عَوْرَتَهُ يَفْضَحْهُ فِي بَيْتِهِ
.
“Wahai orang-orang yang beriman dengan lisannya, akan tetapi iman belum masuk ke dalam hatinya, janganlah kalian mengghibahi kaum muslimin, dan jangan pula mencari-cari aib mereka. Karena sesungguhnya barangsiapa yang mencari-cari aib mereka, niscaya Allah pun akan mencari-cari aib-aibnya, dan barangsiapa yang dicari-cari aibnya oleh Allah, niscaya Dia akan menyingkapnya (meskipun) ia berada di rumahnya” (HR. Abu Dawud no. 4880 dan Ahmad no. 19776, hadits dari Abu Barzah al-Aslami, lihat Shahiihut Targhiib wat Tarhiib no. 2340)
.
من ذَبَّ عن عِرضِ أخيه بالغَيْبةِ كان حقًّا على اللهِ أن يُعتِقَه من النَّارِ
.
“Barangsiapa yang membela kehormatan saudaranya (sesama muslim) disebabkan ghibah, maka sungguh wajib bagi Allah untuk membebaskannya dari api Neraka” (HR. Ahmad, ath-Thabrani dan Ibnu Abid Dunya, hadits dari Asma’ binti Yazid, lihat Shahiihut Targhiib wat Tarhiib no. 2847)
.
وَإِنِ امْرُؤٌ شَتَمَكَ وَعَيَّرَكَ بِمَا يَعْلَمُ فِيكَ فَلاَ تُعَيِّرْهُ بِمَا تَعْلَمُ فِيهِ فَإِنَّمَا وَبَالُ ذَلِكَ عَلَيْهِ
.
“Apabila seseorang mencelamu karena dia tahu aib-aibmu, maka janganlah engkau membalasnya dengan mencela aib-aibnya yang engkau ketahui ada padanya. Karena sesungguhnya akibat jelek hal itu akan menimpanya” (HR. Abu Dawud no. 4084 dan at-Tirmidzi no. 2722, hadits dari Abu Jurai Jabir bin Sulaim, lihat Shahiihut Targhiib wat Tarhiib no. 2782)
.
Syaikh al-Utsaimin rahimahullah berkata:
.
واعلم أنك إذا نشرت عيوب أخيك، فإن الله يسلط عليك من نشر عيوبك، جزاء وفاقا.
.
“Ketahuilah bahwa sesungguhnya jika engkau menyebarkan aib-aib saudaramu, maka sesungguhnya Allah akan menguasakan terhadap dirimu orang lain yang akan menyebarkan aib-aibmu, sebagai balasan yang setimpal” (Tafsir Surat al-Hujurat I/52) https://t.me/menhajsalafi/2701)
.
Imam Ibnu Rajab rahimahullah berkata :
.
“Sesungguhnya kebanyakan perkara yang dapat memasukkan manusia ke dalam api Neraka adalah lisannya. Karena maksiat lisan masuk ke dalamnya kesyirikan yang merupakan dosa paling besar di sisi Allah, yang masuk ke dalamnya adalah berkata atas nama Allah tanpa ilmu dan persaksian palsu yang merupakan tandingannya syirik. Masuk juga ke dalamnya sihir, menuduh zina dan lainnya baik dari dosa-dosa besar dan dosa-dosa kecil seperti dusta, ghibah, mengadu domba, bahkan seluruh maksiat yang sifatnya perbuatan yang tidak luput dari perkataan-perkataan yang menyertainya dan menopangnya” (Jaami’ul ‘Uluum wal Hikam hal 450). 
.
Pegang erat sunnah dan gigitlah dengan geraham - Berani syar'i tanpa selfie.
.

Mengapa upload poto diri termasuk dosa jariyah?

Jurnal Hijrah | Kumpulan Artikel Islami

Karena..
.
1. Allah Ta'ala melarang wanita menampakan kecantikannya kecuali pada suami dan mahramnya.
.
"Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka."(Anuur :31)
.
2. Allah Ta'ala melarang wanita berhias kecuali untuk suami dan mahramnya.
.
"Dan hendaklah kamu tetap dirumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah dahulu." (Al Ahzam :33)
.
3. Allah Ta'ala menjadikan wanita sebagai ujian terbesar bagi pria.
.
"Di jadikan indah pada pandangan manusia kecintaan terhadap apa-apa yang diingini yaitu: wanita-wanita."(Al Imran :14)
.
Rasulullah shalallahu'alaihi wa sallam juga bersabda,
.
"Aku tidak meninggalkan satu fitnah pun yang lebih membahayakan lelaki selain fitnah wanita."(HR. Bukhari no. 5096)
.
Sekarang coba kita perhatikan fenomena selfie ini para wanita berlomba-lomba mengunggah poto terbaiknya dengan tambahan filter ini, whitening itu, belum lagi lipstik yang di gunakan agar semakin terlihat cantik di poto, terkadang sambil memamerkan diri sedang berada di lokasi bagus atau sedang menggunakan pakaian yang bagus.
.
Apa yang di cari?
.
Sementara tanpa di sadari Malaikat terus mencatat dosa jariyah untuk dirinya atas unggahan poto yang ia publikasikan, semakin banyak mata lelaki bukan mahram melihat poto itu semakin bertumpuk pula dosa yang di bebankan kepadanya.
.
Jika kamu menjadikan poto kamu untuk berdakwah, apa sekiranya kamu temui satu saja lukisan atau patung diri Aisyah Radhiyallahu'anha yang beliau gunakan untuk menyebarkan Islam, padahal beliau hidup di zaman yang manusianya pada saat itu mahir membuat patung.
.

INILAH 5 CARA MENCARI JODOH SHOLEH YANG TERBAIK

Jurnal Hijrah | Kumpulan Artikel Islami

Apakah yang dimaksud dengan jodoh menurut Islam? Tentu saja kita semua mendambakan mempunyai pasangan yang sholeh atau sholehah. Kenapa? Karena dengan nya, kita akan selamat di dunia dan di akhirat. Sesuai dengan Sabda Rasul : 
.
“Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholihah.”(HR. Muslim).
.
Lantas pertanyaan berikut nya adalah, bagaimana sih cara nya agar kita mendapatkan pasangan atau jodoh yang baik dan sholeh/sholehah?
.
1. Pastikan kita memiliki niat yang benar
.
“Sesungguhnya amalan itu tergantung niatnya, dan sesungguhnya setiap orang mendapatkan sesuai apa yang diniatkan, barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia yang akan didapatkan atau wanita yang akan dinikahi maka hijrahnya sesuai dengan apa yang dia niatkan.” (HR. Bukhari Muslim).
.
Coba perhatikan hadist diatas. Jika niat kita benar, maka kita pun akan mendapatkan sesuai dengan apa yang kita niatkan. Jika kita berniat mencari jodoh karena lillahi ta’ala, semata hanya karena Allah, maka Allah pun akan mentakdirkan kita bertemu dengan seseorang yang memiliki niat yang sama.
.
Itulah hal pertama yang harus kita perhatikan. Lalu apa yang kedua?
.
2. Teori Burung Merpati dan Burung Beo
.
Pernah melihat burung merpati? Jika ya, coba perhatikan ketika burung merpati terbang di angkasa.
.
Burung merpati pasti terbang bersama burung merpati lain nya. Tidak mungkin burung merpati terbang bersama-sama dengan jenis burung lain nya!
.
Lantas apa hubungan nya dengan jodoh?
.
Jika anda menginginkan jodoh yang sholeh atau sholehah, maka pastikan dulu bahwa diri anda pantas mendapatkan jodoh yang sholeh dan sholehah? Cara nya bagaimana?
.
Jika anda menginginkan pasangan anda baik dalam agama nya, maka pastikan anda pun baik agama nya. Sholatnya tepat waktu, setiap hari membaca ayat suci quran, sholat dhuha dan sholat tahajud nya tidak pernah tinggal.
.
Sudahkah kita memperbaiki ibadah dan akhlak kita? Jangan berharap mendapatkan seorang Imam layaknya Ali ibn Abi Thalib jika engkau tidak berperilaku dan berakhlak seperti Fatimah RA.
.
3. Taaruf dan kenali dia secara dalam
.
Setiap orang memiliki hak untuk saling berkenalan satu sama lain sebelum memutuskan untuk menikah. Oleh sebab itu, kenalilah setiap calon pasangan yang mendekati mu atau yang sedang engkau dekati.
.
Pastikan bahwa kita memiliki perasaan nyaman dan yakin bahwa dia adalah pasangan yang kita inginkan.
.
Hal ini sangat penting sekali. Karena sudah banyak pasangan yang menikah karena terburu-buru, padahal mereka berdua kurang nyaman satu dengan yang lain nya. Akhirnya banyak pernikahan yang kandas karena hal sepele ini.
.
Oleh sebab itu, pastikan kita mengenali nya secara dalam. Kita mengenali keluarga nya. Dan sangat diperbolehkan jika kita meminta referensi dari teman nya.
.
Misal : Kita bertanya kepada teman dekat nya. Apakah calon kita ini benar-benar seorang yang sholeh / sholehah? Bagaimana akhlak nya? Bagaimana cara ia memperlakukan kedua orang tua nya? dan seterusnya.
.
Hal ini kita lakukan agar penilaian yang kita lakukan tidak subjektif atas dasar penilaian kita sendiri. Karena pasti syetan mengganggu kita juga pada masa taaruf ini. Seperti “Sudahlah terima saja. Dia pasti baik orang nya”.
.
Oleh sebab itu berhati-hati lah. Jalani proses nya dengan baik dan tidak terburu-buru. Dan pastikan kita harus melakukan hal yang ke empat ini. Apa itu?
.
4. Inilah Senjata utama orang beriman
.
Dan apabila hamba hamba KU bertanya kepadamu tentang Aku maka jawablah, bahwasanya Aku adalah dekat.
Aku mengabulkan permohonan orang-orang yang mendo’a apabila ia berdo’a kepada Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi segala perintah-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” ( QS Al Baqoroh : 186 ).
.
“Mintalah kepada Allah akan kemurahan-Nya, karena sesungguhnya Allah senang apabila dimintai (sesuatu).” (HR Tirmidzi dari Ibnu Mas’ud).
.
Doa adalah senjata nya orang yang beriman. Setelah kita berikhtiar semampu kita, maka sempurnakanlah ikhtiar ini dengan Doa kepada Allah.
.
Mintalah kepada Allah baik di pagi hari maupun petang. Di saat lapang maupun sempit. Jangan ragu atau malu meminta sesuatu apapun kepada Allah. Jika bukan kepada Allah, lantas kepada siapa lagi kita memohon pertolongan?
.
5. Janganlah berputus asa dalam berusaha dan berdoa. 
.
Jodoh adalah hal yang gaib, ini merupakan rahasia Allah yang tidak seorang pun dapat mengetahui siapa dan kapan ia akan datang. Oleh karenanya teruslah istiqomah dalam berusaha dan berdoa untuk mendapatkan jodoh yang sholeh dan baik.
.

Sudahkah Kita Berdoa Untuk Disampaikan ke Bulan Ramadhan?

Jurnal Hijrah | Kumpulan Artikel Islami

Bulan Ramadhan yang penuh kemuliaan dan keberkahan, padanya dilipatgandakan amal-amal kebaikan, disyariatkan amal-amal ibadah yang agung, di buka pintu-pintu surga dan di tutup pintu-pintu neraka [HSR al-Bukhari (no. 3103) dan Muslim (no. 1079).].
.
Oleh karena itu, bulan ini merupakan kesempatan berharga yang ditunggu-tunggu oleh orang-orang yang beriman kepada Allah Ta’ala dan ingin meraih ridha-Nya.
.
Dulunya, para ulama salaf jauh-jauh hari sebelum datangnya bulan Ramadhan berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Allah Ta’ala agar mereka mencapai bulan yang mulia ini, karena mencapai bulan ini merupakan nikmat yang besar bagi orang-orang yang dianugerahi taufik oleh Alah Ta’ala. 
.
Mu’alla bin al-Fadhl berkata, “Dulunya (para salaf) berdoa kepada Allah Ta’ala (selama) enam bulan agar Allah mempertemukan mereka dengan bulan Ramadhan, kemudian mereka berdoa kepada-Nya (selama) enam bulan (berikutnya) agar Dia menerima (amal-amal shaleh) yang mereka (kerjakan)”[Dinukil oleh imam Ibnu Rajab al-Hambali dalam kitab “Latha-iful ma’aarif” (hal. 174).].
.
Maka hendaknya seorang muslim mengambil teladan dari para ulama salaf dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan, dengan bersungguh-sungguh berdoa dan mempersiapkan diri untuk mendulang pahala kebaikan, pengampunan serta keridhaan dari Allah Ta’ala, agar di akhirat kelak mereka akan merasakan kebahagiaan dan kegembiraan besar ketika bertemu Allah Ta’ala dan mendapatkan ganjaran yang sempurna dari amal kebaikan mereka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Orang yang berpuasa akan merasakan dua kegembiraan (besar): kegembiraan ketika berbuka puasa dan kegembiraan ketika dia bertemu Allah”[HSR al-Bukhari (no. 7054) dan Muslim (no. 1151).].
.

MUSLIMAH HINDARILAH MEMAKAI MINYAK WANGI

Jurnal Hijrah | Kumpulan Artikel Islami

Sebagian wanita belum memahami larangan memakai minyak wangi ketika mereka keluar rumah dan
laki2 mencium harumnya. Rasulullah shalallahu'alaihi wa sallam bersabda,
.
"Seorang perempuan yg memakai wewangian lalu melalui sekumpulan laki2 agar mereka mencium
bau harum yg dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur."
[HR. An-Nasa'i, Abu Daud, Tirmidzi,dan Ahmad. Syaikh Al-Albani dalam shohihul jami' no. 323
mengatakan bahwa hadits ini shohih].
.
Al Munawi Rahimahullah berkata,
"Wanita jika memakai parfum kemudian melewati majlis (sekumpulan) laki2 maka ia bisa membangkitkan syahwat laki2 dan mendorong mereka untuk melihat kepadanya, setiap yg melihat kepadanya maka matanya telah berzina, wanita tersebut mendapat dosa karena memancing
pandangan kepadanya dan membuat hati laki2 tidak tenang, jadi ia adalah penyebab zina mata dan ia termasuk penzina."
[Faidhu Qadir, 5:27, makatabah at-Tijariyah, cet. 1, 1356, Al Muktabah Asy-Syamilah].
.
Islam memang tegas dalam hal ini, mengingatkan sangat besar fitnah wanita terhadap laki2, bahkan jika sudah terlanjur memakai parfum kemudian hendak ke mesjid, sang wanita harus mandi agar tidak tercium bau semebrak.
.
Padahal tujuan ke mesjid adalah untuk beribadah Rasulullah shalallahu'alaihi wa sallam bersabda,
.
"Perempuan manapun yg memakai parfum kemudian keluar hendak ke mesjid maka sholatnya tidak di
terima sehingga ia mandi."
[Hadits riwayat Ahmad 2:444 Syaikh Al-Albani menilainya shohih dalam shohihul jami' no. 2702].
.
Semoga bermanfaat
.

KARAKTER LEBAH DAN LALAT

Jurnal Hijrah | Kumpulan Artikel Islami

Lebah dan lalat sama-sama spesies serangga. Namun ternyata lebah memiliki banyak keistimewaan yang tidak dimiliki lalat.
.
Apakah berbagai keistimewaan itu? Bagaimana lebah bisa memilikinya? Sebaliknya mengapa lalat tidak memilikinya?
.
Lebah mempunyai karakter pribadi yang baik. Selain itu kehidupan sosialnya juga baik.
Sebaliknya, karakter pribadi lalat buruk. Kehidupan sosialnya juga buruk.
.
Walaupun sama-sama serangga, namun mengapa pribadi dan sosial keduanya berbeda?
.
Sebab lebah mendapat wahyu dari Allah dan mengamalkannya. Sedangkan lalat tidak demikian.
.
Allah Ta’ala berfirman,
.
وَأَوْحَى رَبُّكَ إِلَى النَّحْلِ أَنِ اتَّخِذِي مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا وَمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُونَ . ثُمَّ كُلِي مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
.
“Rabbmu mewahyukan (mengilhamkan) kepada lebah, “Buatlah sarang di gunung-gunung, di pohon-pohon dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah dari segala (macam) buah-buahan. Lalu tempuhlah jalan Rabb-mu yang telah dimudahkan (bagimu)”. Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang berwarna-warni. Di dalamnya ada obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sungguh pada hal itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berpikir”. [QS. An-Nahl (16): 68-69.]
.
Dibalik Pribadi Lebah dan Lalat
.
Secara pribadi, lebah memiliki karakter baik. Sebab dia hanya makan yang baik-baik dan menghasilkan yang baik-baik pula. Secara sosial pun, lebah hidup bermasyarakat dengan sangat baik. Memiliki pemimpin yang dipatuhi.
.
Saling bekerjasama antara lebah pekerja dengan lebah penjaga. Semua bekerja dalam sistem yang sangat rapi. 
.
Bandingkan dengan kepribadian lalat. Dia gemar mengganggu dan mencuri makanan. Allah Ta’ala menceritakan,
.
وَإِنْ يَسْلُبْهُمُ الذُّبَابُ شَيْئًا لَا يَسْتَنْقِذُوهُ مِنْهُ .
.
Artinya: “Jika lalat merampas sesuatu dari mereka (manusia), mereka tidak akan dapat merebutnya kembali”. [QS. Al-Hajj (23): 73.]
.
Ditambah lagi yang dipindahkan oleh lalat pun adalah virus penyakit yang merugikan. Inilah karakter pribadi lalat.
.
Secara sosial, lalat tidak hidup bermasyarakat. Justru hidup sendiri-sendiri dan tidak teratur.
.
Hikmah dari Karakter Lebah dan Lalat
.
Nah, silakan memilih, akan mengikuti wahyu Allah atau mengabaikannya? Siapapun yang mengikuti wahyu-Nya, maka pribadi dan sosialnya akan baik.
.
Contohnya lebah. Sebaliknya, siapapun yang meninggalkan wahyu Allah, maka pribadi dan sosialnya akan buruk. Seperti lalat.
.
Jangan heran, bila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
.
“وَالَّذِي نَفْسُ ‏ ‏مُحَمَّدٍ ‏ ‏بِيَدِهِ، إِنَّ مَثَلَ الْمُؤْمِنِ ‏ ‏لَكَمَثَلِ النَّحْلَةِ، أَكَلَتْ طَيِّبًا، وَوَضَعَتْ طَيِّبًا، وَوَقَعَتْ فَلَمْ تَكْسِر ولم تُفْسِد
.
“Demi Allah, sesungguhnya perumpamaan mukmin itu seperti lebah. Yang dia makan adalah yang baik-baik. Yang dia keluarkan juga yang baik-baik. Bila hinggap di sesuatu, maka ia tidak mematahkan atau merusaknya”. [HR. Ahmad dan dinilai sahih oleh al-Hakim.]
.

WANITA BERPAKAIAN TAPI TELANJANG

Jurnal Hijrah | Kumpulan Artikel Islami

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
.
صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا
.
"Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: (1) Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan (2) para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian." 
(HR. Muslim, no.2128, dari Abu Hurairah) 
.
Imam Ibnu 'Abdil Barr rahimahullah mengatakan: 
Makna "kasiyatun 'ariyatun" adalah para wanita yang memakai pakaian yang tipis yang menggambarkan bentuk tubuhnya, pakaian tersebut belum menutupi (anggota tubuh yang wajib ditutupi dengan sempurna). Mereka memang berpakaian, namun pada hakikatnya mereka telanjang." 
(Jilbab Al Mar'ah Muslimah, 125-126) 
.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata: 
"Berpakaian Tapi Telanjang" artinya para wanita yang memakai pakaian tapi tidak menutupi aurat. Para Ulama berkata, semisal pakaian tipis tapi kulitnya bisa terlihat. Inilah maksud berpakaian tapi telanjang."
(Fatawa Lajnah Daimah, 3/219) 
.
Wallahu A'lam.
.

PELIT TERHADAP DIRINYA SENDIRI

Jurnal Hijrah | Kumpulan Artikel Islami

Tahukan anda, bahwa ada manusia yang sangat pelit sekali, bahkan sampai pada derajat pelit terhadap dirinya sendiri padahal ia sedang butuh. Uangnya banyak dan ia mampu membeli, tapi ia pelit takut hartanya berkurang:

Ia mampu membeli baju yang bagus (tidak harus mahal), tapi ia tidak beli karena takut hartanya berkurang. Padahal termasuk sunnah adalah berpakaian dengan pakaian yang bagus jika mampu.

Ia butuh berobat dan mampu membayarnya, tetapi ia memilih tidak berobat karena takut hartanya berkurang

Ini adalah puncak dari penyakit hati yaitu kikir/bakhil. Ibnu Qudamah Al-Maqdisi berkata:

"Derajat pelit yang paling parah adalah pelit terhadap diri sendiri padahal ia sedang membutuhkan, betapa banyak manusia yang menahan hartanya (tidak keluar), semisal ketika sakit dan tidak berobat. Ia sedang berhajat terhadap sesuatu tetapi ia tahan karena pelit."

Bahkan terhadap keluarga yang ia cintai, terhadap anak-anak dan istrinya ia juga pelit, padahal sedang membutuhkan

Allah berfirman,

“Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu (terlalu kikir) dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya (terlalu boros), karena itu kamu menjadi tercela dan menyesal.” (al-Israa: 29).

Asy-Syaukani menjelaskan tafsir ayat,

"Maksud larangan adalah pada manusia yang menahan hartanya (benar-benar pelit) sehingga mempersulit dirinya sendiri dan keluarganya."