Showing posts with label Renungan. Show all posts
Showing posts with label Renungan. Show all posts

LAIN SEKARANG, LAIN DULU

Jurnal Hijrah | Kumpulan Artikel Islami

بِسْـــــــــــــــــــــمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم
.
1. Dulu sebelum masuk Ramadhan, setan dikurung Sekarang, masih lama Ramadhan, kita yg sdh dikurung. (Dunia sudah tua)
.
2. Dulu kalau rajin ke Masjid namanya orang SALEH, sekarang orang ke Masjid dikira orang SALAH. (Dunia sedang kacau balau/kritis)
.
3. Dulu IMAN yang harus kuat, sekarang IMUN yang justru diperhatikan. (Dunia sedang waspada)
.
4. Dulu dicambuk orang kalau tdk pergi Jumatan. Sekarang justru dicambuk org kalau pergi Jumatan.(Dunia sdh Terbalik)
.
5. Dulu kalau orang bersin baca Alhamdulillah panjang umurmu. Sekarang orang bersin.. Innaalillaahi...dianggap sdh mau mati. (Dunia sedang terguncang).
.
6. Dulu bersatu kita teguh. Sekarang bersatu kita runtuh. (Dunia sdh lain)
.
7. Dulu ada tamu, bawa rahmat. Sekarang ada tamu bawa sial. (Dunia Sudah Payah)
.
8. Dulu kalau ketemu jabat tangan. Sekarang ketemu angkat kaki (cepat pergi). (Dunia sedang Sakit)
.
9. Dulu Anak disuruh cuci kaki sebelum tidur, Sekarang disuruh cuci tangan sebelum tidur. (Dunia sedang panik)
.
10. Dulu parfum yg kita bawa di tas, sekarang hand sanitizer spray yang dibawa (Dunia sedang dilanda ketakutan)
.
11. Dulu senyum sedekah, sekaramg masker yang disedekahkan.(Dunia dilanda kesulitan)
.
12. Dulu kata negatif tidak bagus, sekarang kata positif tdk bagus. (Dunia sedang bergetar)
.
13. Dulu pulang membesuk orang tua membawa kebahagiaan. Sekarang membesuk orang tua disangka membawa penderitaan. (Dunia Sudah Aneh).
.

SISI POSITIF CORONA VIRUS

Jurnal Hijrah | Kumpulan Artikel Islami

Tidak ada didunia ini yang terjadi kebetulan. Semua ada tujuan dan hikmah.
Kira-kira apa hikmah dibalik pandemik Corona virus ini?
.
1. Corona menutup bar, klub malam, rumah bordil, kasino dan tempat-tempat orang biasa bermaksiat.
.
2. Corona menurunkan suku bunga bank yang mencekik leher.
.
3. Membawa keluarga bersama kembali dalam rumah dan melakukan aktivitas rumah bersama.
.
4. Menghentikan orang memakan hewan mati dan terlarang
.
5. Memindahkan alokasi anggaran militer menjadi anggaran perawatan kesehatan
.
6. Negara-negara Arab telah melarang shisha.
.
8. Corona melemahkan para diktator dunia yang selama ini sombong luar biasa.
.
9. Corona membungkam kesombongan negara yang mengangap dirinya paling hebat dan tak terkalahkan.
.
9. Manusia banyak berdoa dan berharap padaNya dan tidak semata-mata mengandalkan sains dan teknologi.
.
10. Memaksa negara memperhatikan rakyatnya.
.
11. Memperlihatkan betapa bergunanya wudhu paling tidak lima kali dalam sehari.
.
12. Mengajarkan manusia bagaimana bersin, menguap dan batuk seperti yang diajarkan oleh Nabi SAW kita lebih dari 1400 tahun yang lalu.
.
13. Coronavirus sekarang membuat kita tinggal di rumah dan hidup sederhana.
.
14. Corona mengajarkan bagaimana satu saja tentara Allah, yaitu virus kecil yang berukuran 150 nano bisa mengalahkan 7 milyar manusia yang hidup dibumi yang luasnya ratusan juta hektar.
.
15. Memberi kesempatan kita untuk melihat bahwa mati itu nyata dan dekat dengan kita.
.
16. Mengajar kita tidak gampang bersentuhan dengan yang bukan muhrim.
.
17. Mengajar kita tidak jajan dan makan sembarangan diluar.
.
18. Membangunkan kita pada kenyataan dan memberi kita kesempatan untuk meminta pengampunan dan bantuan-Nya.
.
19. Semua yang kita miliki adalah milik Allah dan Allah bisa ambil kapan saja.
.
20. Dan banyak lagi hikmah...
.
Percayalah, Allah menurunkan sesuatu dgn hikmah. Ada pelajaran besar dalam hal ini bagi mereka yang bijaksana dan arif untuk melihat.
.

COVID-19, Fitnah Akhir Zaman

Jurnal Hijrah | Kumpulan Artikel Islami

Covid-19 adalah salah satu gambaran apa yg telah di nubuatkan oleh Allah dan rosulnya tentang fitnah akhir zaman, di mana umat manusia lebih takut kepada covid 19 dari pada takut kepada Allah SWT,
.
dan aku berkeyakinan bahwa pandemi ini adalah pertolongan Allah atas segala bentuk tekanan, fitnah dan kezaliman kepada orang orang mukmin,
.
Saudara mukminku Kita bisa belajar dari saudara saudara kita di Xinjiang cina,,,dan negri negri muslim lainya yg terintimidasi,,,,, bagaimana mereka di tekan di intimidasi, di isolir, di susahkan, direbut kebebasannya, di zolimi, disakiti secara fisik dan moril, ekonomi mereka di hancurkan, keyakinan dan iman mereka di rusak oleh penguasa penguasa pengikut Dajjal,
Namun dunia yg selalu teriak teriak tentang kemanusiaan dan ketuhanan,yg merasa paling suci dan paling benar, mereka berdiam diri dan menutup mata terhadap kezaliman ini, ini adalah dari doa doa orang mukmin dan Allah mengabulkannya,,
.
aku bersaksi Allah maha pasti sebagaimana pastinya hidup maka begitulah pastinya kematian, sebagaimana pastinya kematian begitulah pastinya akhirat,
.
فَا ذْكُرُوْنِيْۤ اَذْكُرْكُمْ وَا شْکُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِ
"Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 152)
.
Wahai mata,,,,,
lihatlah negri negri yg paling di susahkan dan paling banyak memakan korban atas pandemi ini, bukankah fakta dan sejarah telah membuktikan,,, apalagi yg ingin kau dustakan, jikalau kau ingin berkilah, berkilahlah,,,, ini baru azab dunia,, dan azab akhirat itu jauh lebih berat lagi,,,pandemi ini adalah contoh sebagaimana engkau merusak keyakinan mereka, seperti itulah Allah merusak keyakinanmu,
.
فَاَ مَّا الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فَاُ عَذِّبُهُمْ عَذَا بًا شَدِيْدًا فِى الدُّنْيَا وَا لْاٰ خِرَةِ ۖ وَمَا لَهُمْ مِّنْ نّٰصِرِيْنَ
"Maka adapun orang-orang yang kafir, maka akan Aku azab mereka dengan azab yang sangat keras di dunia dan di akhirat, sedang mereka tidak memperoleh penolong."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 56)
.
Wahai mata lihatlah ,,,
Dengan pandemi ini, sekarang umat manusia telah penuh kecemasan, ketakutan, kebebasan yg terkekang, kekurangan harta, kekurangan daya, kekurangan jiwa, akses ibadah menjadi sulit, rasa kemanusiaan dan sosialitas memudar, seperti apa yg di rasakan oleh saudara mukmin kami yg terzolimi di luar sana.
.
Allah ingin memperlihatkan bagaimana engkau merasakan apa yg di rasakan oleh saudara saudara muslim kami , yg engkau fitnah, engkau zolimi, engkau adu domba, engkau bunuh dan ingin engkau rusak iman mereka, yg seolah olah engkau paling suci dan paling benar, padahal engkau adalah penghianat ketuhanan dan kemanusiaan,,,,,
.
وَمَكَرُوْا وَمَكَرَا للّٰهُ ۗ وَا للّٰهُ خَيْرُ الْمَا كِرِيْنَ
"Dan mereka (orang-orang kafir) membuat tipu daya, maka Allah pun membalas tipu daya. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 54)
.
Subhanallah Alhamdulillah lailaha illalloh allohuakbar lahaula wala quwwata Illa Billah.
.

Lain Dulu Lain Sekarang

Jurnal Hijrah | Kumpulan Artikel Islami

Kemarin mereka bialang kalau kami RADIKAL dan Ke Arab²an karena kami menutupi wajah kami dengan selembar kain yang di sebut CADAR.
Sekarang Allah jadikan mereka berbondong bondong membeli selembar kain yang disebut MASKER untuk menutupi wajah mereka dengan harga tak wajar
.
Dulu mereka bilang kalau kami terlalu LEBAY dan KAKU karena tidak mau berjabat tangan dengan yang bukan mahrom.
Sekarang Allah jadikan mereka dengan terpaksa menolak berjabat tangan meskipun dengan sesama mahrom.
.
Kamarin mereka bilang kalau kami CUPU dan KURANG BERSOSIALISASI hanya karena kami lebih banyak berdiam diri di sebaik baik-Nya tempat yaitu di rumah.
Sekarang bahkan Allah menjadikan mereka ketakutan jika berada di keramaian, terpaksa mereka mengurung diri mereka di rumah.
.
Lihat bagaimana Allah SWT dengan mahluk kecil-nya saja mampu mengguncang dunia.
.

KETIKA ALLAH SWT TAK MAU MENERIMA KITA DI RUMAHNYA

Jurnal Hijrah | Kumpulan Artikel Islami

Allah SWT menurunkan mahluk-Nya yang tak dapat dilihat mata karena terlalu kecil;
bernama CORONA di awal November, di sebuah negeri yang tak mengenalNya : Wuhan.
.
Kini si mahluk kecil itu memporak porandakan segala sendi kehidupan 2/3 dunia. 
Ekonomi global mengalami anomali yang sulit dinalar.
.
Ketakutan dimana mana. 
Kematian cukup banyak hanya dalam waktu singkat saja.
.
Saat umroh dilarang oleh otoritas Saudia,
.. kita masih tidak terlalu risau karena hanya orang mampu dan terpanggil yang bisa melakukannya. 
.
Kita masih bisa berapologi : 
" ...Ah umroh kan gak wajib. Lagian rumah Allah kan bukan cuma di Mekkah Madinah.. masih ada Masjid².. Gak masalah Umroh ditutup..."
.
Pada detik itu,
Hanya berfikir : Allah menutup pintu rumah besarNya hanya untuk kaum - kaum jauh. 
Allah hanya memberikan kesempatan pada penduduk sekitar dan para pelayan sejati yang diperbolehkan bertawaf di baitul atiqNya...
.
Majelis Ulama Indonesia MUI mengeluarkan fatwa pelarangan Sholat Jumat, Taraweh Ramadhan dan pelaksanaan Sholat Iedul fitri untuk daerah terdampak corona yg ditetapkan pemerintah. 
Dan bisa jadi meluas dari yang sekarang.
Bahkan Mudikpun dilarang..
.
Bertanya dalam renung.
Apakah Engkau marah Rabb-ku ?
Ketika sebelum ini :
Masjid² Megah namun Sepi..
Musholla² Bertebaran namun Berdebu...
Taraweh Ramai namun hanya di Awal Ramadhan..
Lebaran katanya Mudik, namun tetap hanya notifikasi WA-lah yang saling Bermaafan...
.
Ya Rabb..
Saat tak dibebaskan lagi bagi kami bersujud di rumahMu yang suci,
Saat terbatasi bagi kami berjamaah dengan para jamaah saudara seiman kami,
Baru kami Paham : 
Arti Kehilangan..
.
Betapa mulai sunyi pengeras suara masjid disekitaran kami dari celoteh kanak² dan pujian²..
Betapa sepi jalanan depan rumah kami dari ramainya TPA dan ibu² yang hendak pengajian...
Betapa terasa saat semua hal yang selama ini kami abaikan itu, telah selanjutnya jadi pelarangan..
.
Nikmat yang Dicabut itu,
Barulah menggerogoti Relung Kedamaian..
.
Ya Allah,
Pesan Cinta apa yang ingin Kau sampaikan?
.
Atau memang sudah tak sudi lagi,
Engkau melihat wajah kami, mendengar keluh kesah kami, menatap tangis kami dan meraba senyum bahagia kami di Rumah²Mu ?
.
Ya Rabb sekarang kami bisa merasakan bagaimana perasaan saudara kami di Uiyghur, Myanmar, Suriah dan Palestina yang harus berjuang untuk bisa berada di masjid²Mu. 
.
Sementara kami,
Malah sering dan seringkali malas menuju masjid yg hanya beberapa langkah dengan aman dan nyaman.. 
.
Ya Rabb kini kami sadar arti silahturahmi yang dulu kami anggap hanya basa basi. 
Sekarang kami tak bisa dalam kerumunan dan forum dakwah yang mendatangkan banyak orang lagi..
.
Corona..
Mahluk Kecil Tak Nampak oleh Mata..
Namun mampu merusak Tatanan Ketenangan dunia..
.
Ya Rabb jangan kau buat ramadhan kami nanti akan terasa sepi hambar. 
Membayangkan tak ada sholat taraweh berjamaah, tadarrus ramai ramai, dan membangunkan sahur sambil berkeliling kampung. 
Apalagi membayangkan : Tak ada lagi mudik berdesakan...
.
Jangan ya Rabb...
jangan ya Rabb...
Jangan Kau cabut Nikmat yang berpuluh tahun kami nikmati namun telah kami abaikan..
.
Apa Engkau Menyentil kami?
Ketika ada kesempatan,
Kami malah cukup mengumbar WA KoPas-an untuk bermaafan?
.
Apa Engkau MengKapoki kami?
Ketika takziah yang 1 kota saja,
Kami hanya titip kalimat Innalillah melalui Grup Rekan dan Teman?
.
Jangan Kau cabut Nikmat ini ya Rabb..
Karena kini,
kami akhirnya benar² hanya bisa bertemu dalam tegur WA atau Kalimat Telpon dan Pesan..
.
Engkau menuruti kami Ya Rabb..
Menuruti pengabaian kami..
Yang kami ciptakan sendiri..
.
Maafkan kami Rabbi..
Maafkan kami..
.
Masihkah ada kesempatan lagi?
Bukankah Maha PengasihMu,
Melebihi MurkaMu pada kami ?
.
Ya Rabb..
Hidupnya Mahluk Corona adalah semata mata atas KehendakMu.
Engkau yang Menghidupkan segalanya..
Engkaupun yang Mematikan segalanya..
.
Mohon Ya Rabb
Panggil kembali mahluk corona ke tubuh tubuh hewan seperti sebelumnya. 
Cukupkan tugas mereka untuk mengingatkan kami semua. 
.
Ya Allah,
Berilah obat untuk wabah ini.
Dan Berilah tobat bagi kami..
.
Pertemukan kami dengan ramadhan penuh berkah,
Tanpa Corona antara Kita. 
Aamiin ya rabbal alamin.
.

14 DOSA ANAK MUDA DI BULAN RAMADHAN

Jurnal Hijrah | Kumpulan Artikel Islami

PERTAMA, masih ada yang sering ONANI di malam hari atau ada juga saat siang hari puasa. Ingat, onani itu dosa besar karena bukan menyalurkan syahwat pada tempatnya. Di samping dampak buruk onani itu banyak.
.
KEDUA, habis sahur bablas tidur, tidak shalat Shubuh. Kalau ini sering banget ditemukan. Di antara sebabnya karena makan sahurnya terlalu malam. Kalau makan sahur bisa dekat dengan waktu Shubuh, pasti bisa langsung shalat Shubuh. Ingat meninggalkan shalat itu dosa besar.
.
KETIGA, masih pacaran. Bahkan ada yang siang hari puasa masih berduaan bareng dengan pacarnya. Puasa bisa jadi sia-sia lantaran ini.
.
KEEMPAT, lebih mementingkan buka puasa, daripada shalat magrib. Shalat Magrib tidak pernah dipikirkan, yang penting berpikir berbuka dengan berbagai menunya.
.
KELIMA, puasa tetapi tidak shalat. Padahal meninggalkan shalat itu kekafiran. Dikira jika shalat ditinggalkan, tidak berpengaruh pada puasa. Harusnya kita berpuasa, juga harus shalat.
.
KEENAM, gosipin orang dan membicarakan keburukan orang, ini namanya ghibah. Ghibah itu masuk dosa besar. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebut, ghibah adalah membicarakan kejelekan orang lain saat ia tidak ada.
.
KETUJUH, tidak patuh pada orang tua. Contoh saja, malas di suruh ke warung sama orangtua, karena sibuk main hape.
.
KEDELAPAN, habisin waktu untuk mancing, sampai tidak mengerjakan shalat.
.
KESEMBILAN, mendengar musik, sama saja halnya dengan musik islami.
.
KESEPULUH, mengganggu orang lain saat shalat berjamaah seperti saat shalat tarawih. Contoh, main perang sarung dan main petasan saat tarawih.
.
KESEBELAS, merokok sembunyi-sembunyi. Padahal merokok sendiri sudah dihukumi haram. Apalagi saat sedang puasa merokok. Ini termasuk kelakuan tidak jujur saat puasa.
.
KEDUA BELAS, kesempatan lebih mendekatkan diri dengan pacar/ mantan dengan cara bangunin makan sahur, suruh shalat, dan lain-lain. Inilah bentuk yang disebut pacaran Islami.
.
KETIGA BELAS, jalan-jalan Shubuh dan nongkrong bakda Shubuh, sambil memandang wanita yang tidak halal dilihat.
.
KEEMPAT BELAS, main futsal pada malam hari, sampai meninggalkan shalat Isya atau shalat Shubuh.
.

Pesan Habib Umar Bin Hafidz Di Malam Pertama Bulan Ramadhan

Jurnal Hijrah | Kumpulan Artikel Islami

Al habib Umar mengingatkan akan pentingnya malam pertama bulan Ramadhan :
.
“Hati-hati di malam pertama bulan suci Ramadhan, hindari televisi, hindari kesibukan duniawi.” Dimalam pertama bulan suci Ramadhan Allah memberikan pengumuman, bahwa dalam riwayat dikatakan Allah akan memandang semua penduduk bumi, dimalam pertama bulan suci Ramadhan Allah akan memperhatikan semua makhluk-makhluknya, akan dilihat dengan pandangan kasih sayangnya, akan dilihat dengan pandangan ampunannya dan siapa diantara manusia yang dimalam pertama Ramadhan mendapatkan pandangan Allah, mendapatkan perhatian Allah, maka Allah berjanji tidak akan menyiksa orang itu sampai selama-lamanya.
.
Kalau malam pertama. Allah melihat anda dalam keadaan tadarus qur’an, dalam keadaan sujud tarawih, dalam keadaan ibadah kepada Allah, dimalam pertama anda beribadah kepada Allah, maka Allah beri pengumuman dalam riwayat ini Allah tidak akan menyiksa kalian, kalian banyak dosa Allah ampuni dosa-dosa kalian, maka dari itu kita harus jaga malam pertama, kalau malam pertama kita mendapatkan pandangan insya Allah di malam-malam selanjutnya Allah akan permudah kita untuk terus melayani Ramadhan hingga berjumpa dengan malam lailatul qadar.
Wallahu a'lam bisshowaab'.
.
اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه اجمعين
.
Ya Allah semoga kita bisa menjaga Ramadhan kita. Aamiin..
.